Utu Sakit Parah di Rumah Sakit, Trus Keluarga Panggil Seorang Pandeta Untuk Berdoa
Waktu Pendeta ba Dekat, Tiba - Tiba Utu Langsung ba Napas Hosah, Alias Terputus - Putus, Trus Tangan di Goyang - Gayang Seperti Minta Alat tulis Untuk Ba Tulis Sesuatu
Pendeta : Tolong Ambilkan Pulpen Dengan Kertas, Kayaknya Utu Mau Ba Tulis Wasiat
Habis Menulis, Tiba - Tiba Utu Langsung Mati, Karena Keadaan Sedang Kacau, Bingung dan Panik, Pendeta Langsung Memasukan Kertas Tadi Ke Dalam Saku Celananya
Waktu Ibadah Pemakaman, Pendeta Baru Teringat Bahwa Utu Pernah Menuliskan Sesuatu dan Tertinggal di Dalam Saku Celana
Setelah Selesai Khotbah, Pendeta Bilang : Oh iya, Maaf yah, Aku Baru ingat, Ada Surat dari Almarhum
Begitu Pendeta Buka Suratnya, Tiba - Tiba Pendeta Langsung Terjatuh dan Pingsan
Karena Jemaat Bingung dan Panik, Tiba - Tiba Mereka Langsung Mengambil Surat itu dan di Bacakan :
ISI SURAT : Pak Pendeta, Tolong Berdiri Ke Sana Sedikit, Kita Pe Selang Oksigen So Terinjak