Rabu, 28 Jun 2017

Meracuni Mertua

Seorang lelaki yang baru menikah tinggal menumpang di rumah mertuanya, Beberapa saat tinggal bersamanya, akhirnya ia demikian kesal dengan ibu mertuanya yang menurutnya sangat brengsek, cerewet, bawel dan angkuh sekali

Setelah dua tahun, baginya cukup sudah penderitaan itu, Ia memutuskan untuk mengakhiri dengan berencana membunuh ibu mertuanya, Setelah memutar otak, ia pergi mendatangi dukun yang paling sakti di daerahnya

Usai bercerita dengan penuh kegeraman, sang dukun tersenyum dan mengangguk-angguk, Diberinya sebotol cairan yang menurut petunjuk dukun adalah racun yang sangat mematikan

Syaratnya harus diberikan sedikit demi sedikit selama 2 bulan, dan dalam memberikan ia diharuskan bersikap manis, berkata lebih sopan, serta selalu tersenyum

Hal ini untuk membuat si mertua supaya tidak mencurigainya Dengan penuh kesabaran, hari demi hari ia mulai meracuni si mertua, tentunya dengan sikap manis, tutur kata yang lebih santun serta senyum yang tidak lepas dari mulutnya

Perlahan namun pasti ia mulai melihat perubahan pada mertuanya, Ada satu hal yang membuatnya bingung, setelah satu bulan ia meracuni mertuanya, kelakuan mertua ini justru berubah menjadi demikian baik padanya

Sikapnya berubah 180 derajat dari sebelumnya, ia mulai menyapa lebih dahulu setiap kali ketemu, Pikirnya, ini pasti akibat awal dari racun itu, yakni adanya perubahan sikap sebelum akhirnya meninggal

Mendekati hari ke-40 sikap mertua semakin baik dan hubungan dengannya semakin manis, ia mulai membuatkan minum teh di pagi hari, menyediakan pisang goreng dan seterusnya, Sebuah perilaku mertua yang dulu tidak pernah ia bayangkan akan terjadi

Puncaknya pada hari ke-50 mertua memasakkan makanan yang paling ia sukai, bahkan di pagi harinya ia terkejut saat mendapati bajunya sudah dicuci bahkan diseterika oleh si mertua

Tak ayal lagi, hati kecilnya mulai memberontak Muncullah rasa bersalah yang makin hari makin menguat

Pada hari ke-55, sudah tak terbendunglagi penyesalan itu, karena melihat perubahan si Ibu mertua yang menjadi sedemikian sayang padanya.

Akhirnya pergilah ia ke dukun itu lagi, dengan terbata-bata penuh penyesalan dan rasa berdosa ia memohon-mohon untuk dibuatkan penangkal racun yang pernah diberikan sang dukun padanya

Dengan senyum bijaksana bak malaikat, dukun itu berkata : Cairan yang kuberikan padamu dulu itu bukanlah racun, namun air biasa yang kuberi warna saja. Sikap mertuamu yang berubah menjadi sayang padamu, disebabkan karena SIKAP DIRIMU YANG TERLEBIH DAHULU BERUBAH MENJADI LEBIH RAMAH, LEBIH SANTUN DAN SELALU SENYUM PADANYA

Ada beberapa pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah di atas, Pertama, sikap buruk/penolakan orang lain, hanyalah sebagai akibat/reaksi atas sikap buruk kita padanya

Kedua, kalau mau mengubah orang lain, kitalah yang berubah dahulu

Ketiga, tidak semua dukun salah, Kita juga harus jadi dukun kalau sukses belajar yakni duduk dengan tekun

Selasa, 27 Jun 2017

Wanita Dewasa

Bagi sebagian pria, ada yang lebih tertarik kepada wanita dewasa, meskipun mereka sedang menjalin asmara dengan wanita muda, Dalam beberapa survei di mana identitas para peserta disembunyikan, ternyata mereka lebih suka berkencan dengan wanita berusia di atas 40 tahun dari pada dengan wanita di usia 20-an

Lantas, kenapa wanita berusia di atas 40 tahun begitu menarik bagi kaum Adam? Berikut ini beberapa alasannya:

 
Alasan # 1
Wanita muda cenderung 'menciptakan' masalah, sementara wanita di atas usia 40 tahun memecahkan masalah

Alasan # 2
Wanita muda cenderung ingin selalu dimanjakan pria, sementara wanita di atas usia 40 tahun cenderung memanjakan pria

Alasan # 3
Wanita muda cenderung sibuk bermimpi, sementara wanita di atas usia 40 tahun sibuk mewujudkan mimpi

Alasan # 4
Wanita muda masih harus banyak belajar, sementara wanita di atas usia 40 tahun memiliki berbagai pengalaman dan telah layak “mengajar

Alasan # 5
Wanita muda haus akan sanjungan, sementara wanita di atas usia 40 tahun menghargai pujian

Alasan # 6
Wanita muda hidupnya cenderung rumit, sementara wanita di atas usia 40 tahun biasanya super sederhana

Alasan # 7
Wanita muda lebih suka berpendapat, sementara wanita di atas usia 40 tahun lebih suka berdiskusi

Alasan # 8
Kondisi emosional wanita muda cenderung meledak-ledak, sedangkan wanita “matang” lebih pandai mengendalikan emosinya

Alasan # 9
Wanita muda senang berpetualang dalam asmara, sementara wanita di atas usia 40 tahun mencari hubungan dari hati ke hati yang bermakna

Alasan # 10
Wanita muda cenderung mengikuti tren, sementara wanita di atas usia 40 tahun sibuk menciptakan tren

Alasan # 11
Wanita muda lebih banyak mengeluh, sedangkan wanita di atas usia 40 tahun cenderung menjelaskan.

Alasan # 12
Wanita muda sibuk meminta perhatian, sementara wanita diatas usia 40 tahun mendapat perhatian dengan sendirinya

Isnin, 26 Jun 2017

Menunggu

Menunggu dia yang kita cintai terlihat manis sekali, Tak banyak orang yang bisa menunggu seseorang dalam jangka waktu yang lama untuk memberi kepastian hubungan

Kamu juga akan dinilai sebagai wanita tangguh dan setia, Karena mampu bertahan pada satu hati seorang pria, Untuk urusan satu ini, jelas ketangguhanmu tak perlu diragukan lagi

Namun agaknya kita harus kembali memahami bahwa menunggu sesuatu yang tidak pasti adalah sebuah kesia-siaan, Menunggu tak seharusnya tak menjadi harapan hampa bagimu

Menunggu seharusnya membuatmu tahu apa yang harus kamu lakukan setelah ini untuk rencana hidupmu, Jadi ketika kamu terus menunggu tanpa kepastian apapun, hidupmu tak akan pernah bergerak kemana-mana

Kita perlu kembali dulu kepada definisi menunggu, Bukankah menunggu itu berarti kamu tahu pasti kalau dia akan datang kembali?

Menunggu seharusnya tak selalu membuatmu bertanya-tanya. Kapan dia akan kembali atau kapan dia akan segera memberi kepastian

Menunggu seharusnya punya tenggat waktu, Sehingga kamu tak terus-terusan dibuat bertanya-tanya sampai kapan terjebak dalam kondisi seperti ini

Jika dia memang benar juga mencintaimu, dia juga tidak akan membuatmu terjebak dalam kondisi ketidak jelasan yang dia buat

Meski tak sekarang, tapi dia tahu kapan kata nanti berubah menjadi sekarang, Dan lagi, menunggu seharusnya memberikanmu debaran perasaan yang tak sabar segera diwujudkan, bukan tanya yang malah akan berujung pada kebimbangan

Kalau kepastian tak juga datang namun kamu bersikeras menunggu, dia yang sebenarnya tepat untukmu bisa pergi begitu saja

Ketika kita bersikeras menunggu dia yang juga sebenarnya tak tahu apa rencana hidupnya, bagaimana jika justru akan menjauhkan kita dari orang yang sebenarnya tepat untuk kita

Jodoh memang telah disiapkan Tuhan, namun kita tak akan pernah mendapatkan apa-apa jika tak berupaya. Termasuk jika terus-terusan menunggu. Kita justru tak akan mendapatkan kepastian apa-apa

Jangan pernah takut untuk meninggalkan, jika kepastian tak kunjung kamu dapatkan. Jangan pernah takut sendiri, karena kesendirian inilah yang akan membawamu ke babak hidup yang lebih baru

Kamu akan dibukakan matanya terhadap sudut pandang lain. Bahwa menunggu tak seharusnya membuatmu kehilangan banyak kesempatan baik lainnya

Kadang membuatmu menunggu tanpa kepastian jelas, tanda dia tidak mau berjuang lebih keras. Kamu masih yakin untuk bertahan?

Selama ini kamu mungkin sudah banyak memaklumi. Dia yang tak kunjung datang membawa kepastian, mungkin sedang mempersiapkan masa depannya. Atau mungkin sedang mengumpulkan modal untuk membuatmu tak kepayahan kelak. Namun yang kamu tahu hanyalah “mungkin”, tanpa pernah tahu sebenarnya

Dia tak pernah terbuka denganmu. Selalu menjawab pertanyaan dengan kata “nanti”, dan setelahnya membuatmu kembali bertanya pada ketidakpastian. Dia juga tak berusaha untuk membuatmu yakin pada hubungan ini. Semua terasa di awang-awang, yang kalau kamu bayangkan saja cukup sulit

Kalau sudah begini, sebenarnya jadi tanda dia tak mau berjuang lebih keras untukmu. Dia hanya memanfaatkan kesempatan yang ada bersamamu sekarang. Yakin kamu masih mau bertahan?

Menunggu tak perlu selamanya, tentukan batas waktunya. Agar kamu bisa segera melakukan rencana selanjutnya

Sekali lagi. Menunggu seharusnya tak membuang waktumu. rencana yang kamu susun baik rencana pribadi maupun bersama dengannya harus tetap terlaksana dan bisa sesuai dengan timeline yang dibuat

Ketika batas waktu itu telah habis, maka kamu bisa segera banting setir ke rencana cadangan. Sementara kalaupun tak bisa mewujudkan mimpi bersamanya, bukan berarti kamu harus mengorbankan mimpi pribadi.

Ahad, 25 Jun 2017

Mencari Tahu

Saatnya mencari tahu apa yang ingin Anda lakukan dengan hidup Anda, ada 2 hal penting yang selalu harus Anda perhatikan yaitu “dimana Anda sekarang” dan “apa yang dapat Anda lakukan

Kita sering sekali mendengar kalimat seperti:

Anda bisa menjadi apapun yang Anda inginkan
Anda bisa melakukan apapun selama Anda percaya pada diri Anda sendiri
Semua orang bisa sukses, Kalau saya bisa, maka Anda juga bisa

Tidak semua orang bisa sukses, tapi setiap orang dapat berusaha untuk menjadi sukses, Faktor keadaan sangat berpengaruh terhadap kesuksesan seseorang, namun bukan berarti kita harus menyalahkan keadaan dan keberuntungan yang kita punya

Definisi sukses itupun berbeda-beda tergantung pribadi masing-masing, Tetapi dalam pembahasan kali ini, mari kita anggap saja sukses adalah “melakukan apa yang ingin Anda lakukan

Sebagian orang cukup beruntung karena mereka sudah tahu harus kemana dan ingin melakukan apa dalam hidupnya, namun sebagian besar masyarakat khususnya anak muda selalu bertanya “bagaimana saya tahu apa yang ingin saya lakukan dengan hidup ini? merasa tersesat dan kehilangan jati diri, bingung dalam menentukan apa yang ingin Anda lakukan dalam hidup (bahkan sampai tua), dan merasa bosan dengan kehidupan Anda sehari-hari

Kembali kepada 2 poin yang terpenting yaitu dimana Anda sekarang” dan “apa yang dapat Anda lakukan” artinya ada “opportunity” atau kesempatan yang harus Anda ambil, Tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama, dan jika Anda tidak memiliki kesempatan maka satu-satunya jalan adalah menciptakan kesempatan itu

Contoh: jika bapak presiden lahir di lingkungan yang berbeda, di pedalaman desa yang kumuh yang bahkan tidak ada akses listrik dan air, mungkin saja sekarang dia sedang menjadi petani di desa menjalani hidup sehari-hari dengan sederhana (ini hanya ilustrasi tentang faktor keadaan)

Artinya keadaan Anda sangat dominan, ekonomi keluarga Anda (apakah Anda lahir dikeluarga yang cukup mampu) lingkungan Anda (level/kelas pergaulan Anda) status Anda dan lain-lain

Sekarang mari cari tahu apa yang harus Anda lakukan jika Anda bingung mau melakukan apa dengan hidup ini

1. Pertama sadari keadaan Anda dan pilihan yang Anda punya

– Anda ingin menjadi dokter tetapi tidak mampu membayar biaya kuliah kedokteran
– Anda mau jadi pilot tetapi tinggi badan tidak lolos persyaratan yang diperlukan
– Anda mau jadi atlit basket tetapi kedua kaki Anda sudah lumpuh dan tidak mampu berjalan
– Anda mau jadi pramugari tetapi Anda seorang laki-laki

Hidup ini tidak adil, dan menyalahkan keadaan hanya akan membuatnya semakin buruk, Jika Anda menuntut hidup untuk berlaku adil maka Anda hanya akan semakin frustasi dan sedih, pada kenyataannya akan selalu ada orang yang tidak sepintar/sehebat Anda tetapi lebih sukses dari Anda, atau mereka yang tidak serajin Anda tetapi jauh lebih kaya dari Anda

Tekad dan kerja keras tidaklah cukup, kepintaran juga tidaklah cukup, bahkan talenta/bakat juga tidak akan cukup, Menyalahkan keadaan/ekonomi/pemerintah/orang lain tidak akan membantu Anda, Yang perlu Anda lakukan adalah :

lihat diri Anda sendiri, bagaimana keadaan Anda, dan tanyakan apa yang dapat Anda lakukan sekarang

Apabila itu semua berada diluar kendali/kontrol/kemampuan Anda maka segera lupakan dan move on, cari kesempatan lain, jika tidak ada maka ciptakan kesempatan tersebut (no. 2 dan 3) Dengan melakukan ini maka semua energi Anda akan difokuskan untuk hal-hal yang hanya meningkatkan kesejahteraan hidup Anda dan Anda akan terbebas dari kesedihan karena ketidak-adilan hidup ataupun keadaan

2. Belajar dari anak kecil

Ingat saat Anda kecil apa yang ingin Anda lakukan dengan hidup Anda, bagaimana kita suka bermimpi ingin menjadi seseorang yang luar biasa, kita ingin menjadi presiden, direktur, astronot, dokter, magician, atlit, ilmuwan, superhero, dan sebagainya

Jarang sekali ada anak kecil yang mau jadi karyawan bank, atau akuntan, Seiring dengan berjalannya waktu realita membuat kita menurunkan ambisi masa kecil kita

Tetapi yang paling penting adalah anak kecil memiliki ambisi dan tidak peduli dengan realita, mereka menikmati mimpi-mimpi mereka dan tidak takut bermimpi, Pemikiran yang sangat simpel, bermainlah seperti anak kecil, jangan terlalu banyak melakukan analisis, cukup pilih sesuatu dan nikmatilah

Pikirkan apa yang sejak dahulu ingin Anda lakukan, jika Anda tidak tahu pilihlah sesuatu yang ingin Anda coba, Lakukan saja dan enjoy, jangan menganalisis apakah ini akan berhasil atau tidak, apakah ini menghasilkan banyak uang, apakah ini bisa dilakukan atau tidak, bayangkan diri Anda adalah anak kecil yang sedang bermain

Jangan terburu-buru menganggap serius apa yang Anda lakukan, ini bukan pilihan hidup atau mati, cukup nikmati yang Anda lakukan, sukses akan datang jika memang Anda punya passion disana

Saat pertama kali Bill Gates atau Mark Zuckerberg membuat program komputer, saya tidak yakin mereka melakukan analisis bisnis atau mencari profit dari sana, mereka menikmati apa yang mereka lakukan, simply enjoy, just playing and do it for fun

Atau saat Messi pertama kali bermain sepak bola, dia tidak memikirkan bahwa itu akan membawanya menjadi atlit seperti sekarang, dia melakukannya karena menikmatinya, Simply play

Money is not a motivating factor. Money doesn’t thrill me or make me play better because there are benefits to being wealthy. I’m just happy with a ball at my feet. My motivation comes from playing the game I love. If I wasn’t paid to be a professional footballer I would willingly play for nothing.” Lionel Messi

Saat Steve Jobs berkelana pergi ke India atau saat dia mempelajari budaya Timur dan kaligrafi, dia tidak memikirkan hal-hal tersebut akan menjadi sesuatu yang berguna dimasa depannya, percayalah pada intuisi Anda dan follow your heart

Jadilah anak kecil yang menikmati hidup, anak kecil yang tujuannya adalah bahagia, melakukan apa yang bisa dia lakukan dan tidak terlalu memikirkan masa depan yang kompleks karena apa yang mereka lakukan hari ini jauh lebih penting

3. Mencobalah sebanyak-banyaknya

Jika memang Anda tidak tahu mau melakukan apa atau mencoba melakukan apa dalam hidup Anda, maka metode terakhir adalah Anda harus mencoba hal-hal baru yang belum pernah Anda lakukan sebanyak-banyaknya

Cobalah sesuatu yang tidak pernah Anda lakukan sebelumnya, dan teruslah mencoba, Pada tahap ini Anda akan banyak mengalami kegagalan, kembali pada poin ke 2, anak kecil mencoba banyak hal dan mempertanyakan segalanya, mereka tidak takut gagal, begitu pula dengan Anda, pertanyakanlah semuanya dan cobalah

Apakah Anda sudah mencobanya dan sungguh-sungguh terlibat didalamnya, apapun kesalahan atau kebodohan yang mungkin akan Anda buat nantinya perlu diingat bahwa “itu tidaklah begitu penting

Banyak sekali anak muda yang menyia-nyiakan masa mudanya hanya karena takut gagal, takut mencoba hal-hal baru, malu dengan lingkungan sekitar jika berbeda dari yang lain, dan juga takut melakukan kesalahan

Merasa down jika tidak lolos interview pekerjaan, merasa depresi saat ditolak dan sebagainya, Ingatlah “it’s not really that important, buatlah kesalahan sebanyak-banyaknya dan belajar, semua orang pasti pernah gagal dan melakukan kesalahan/kebodohan

Tahukah Anda bahwa terkadang seseorang membeli karena tahu ada yang menjual, Seseorang menonton karena ada yang sedang ditunjukkan, People buy from people

Pernahkah Anda pergi ke pasar, supermarket, atau toko dan merasa tidak enak jika tidak membeli sesuatu bahkan saat Anda sebenarnya tidak membutuhkan barang tersebut

Saat Anda masuk ke restoran atau kafe dan merasa tidak enak jika tidak membeli makanan/minuman

Saat Anda pergi jalan-jalan/liburan dan merasa kurang jika tidak membeli kenang-kenangan atau oleh-oleh

Saat Anda menonton video-video aneh di social media atau youtube hanya karena video tersebut “exist” padahal tidak ada isinya

Saat Anda membaca berita kosong hanya karena judulnya.
Saat Anda menonton tayangan tidak berguna di televisi hanya karena acara tersebut masih ada dan terus berjalan

Itulah hidup, people buy from people, eksekusi dan tindakan adalah hal yang sangat penting, pastikan Anda melakukan sesuatu meskipun itu berakhir dengan kebodohan/kesalahan, semua orang dapat memberikan sesuatu untuk orang lain bahkan sesimpel perhatian Anda

Kemungkinan jika ketiga langkah diatas masih tidak membuat Anda tahu apa yang ingin Anda lakukan dalam hidup, setidaknya Anda memiliki sedikit petunjuk harus melakukan apa dan beruntungnya jika Anda membaca artikel ini (artinya Anda memiliki akses internet) adalah Anda memiliki banyak peluang untuk melakukan banyak hal (ingat penetrasi internet di Indonesia hanya 30% dan Anda termasuk salah satunya, bersyukurlah)

Anda bisa:

Membuat toko online atau menjual barang secara online
Menjadi youtuber atau promosi online melalui media video
Membuat e-book atau e-learning
Membuat program/aplikasi untuk kehidupan sehari-hari
Menjadi blogger atau online writer
Menjadi freelancer online
Menjadi designer online (web, logo, foto)
Menjadi fotografer atau travel blogger
Menjual jasa programming/menjadi programmer online
Menjadi video maker/editor
Menjadi social media admin/strategist
Melakukan jasa promosi online atau internet marketer
Menjual jasa SEO & SEM
Membuat komik strip
Memulai startup

Anda memiliki akses untuk semua ilmu yang Anda butuhkan (google/wikipedia) dan kebebasan tanpa batas di internet, use it wisely, Anda bisa mencoba apapun didunia online, pastikan Anda tidak menyia-nyiakan kesempatan itu dengan menjadi troller (sampah internet)

Generasi kita memiliki peluang/kesempatan yang tidak akan pernah dimiliki oleh generasi para orang tua kita, manfaatkanlah itu semua, dan yang penting adalah “do something, lakukan sesuatu bahkan jika Anda tidak yakin hal itu akan membawa Anda menuju kesuksesan (you have to start something to go anywhere) mulailah dari apapun/manapun, sekecil apapun itu yang terpenting Anda melakukannya

Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka Anda akan termotivasi

Jangan menunggu terinspirasi baru menulis, tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu

Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukanlah, maka Anda pasti bisa

Sedikit rahasia hidup bahwa:

Orang-orang bisa sukses bukan karena mereka tahu apa yang harus mereka lakukan, mereka sering memulai tanpa tujuan, bahkan mereka memulai tanpa petunjuk, dan mereka menemukan pilihan tersebut di perjalanan mereka, dan saat menemukannya mereka mengejar peluang tersebut secepat mungkin dan terus-menerus, dan pada saat yang tepat mereka siap meloncat kepada pilihan berikutnya

Kebiasaan Menunda

Cobalah tanya mengapa Anda sering menunda? Mengapa pekerjaan yang harusnya kita kerjakan selalu lupa kita kerjakan? Mengapa sering sekali tugas sekolah/kuliah Anda tertunda sampai h-1? Atau mengapa sampai sekarang Anda masih belum memulai bisnis/usaha Anda sendiri?

Untuk sukses dalam hidup sesungguhnya sangat mudah, kita semua dapat memikirkan rencana apa yang dapat membuat kita sukses, hanya saja kita memiliki jurang terbesar dalam hidup yaitu antara “apa yang kita rencanakan” dan “apa yang pada akhirnya kita lakukan

Kita sudah membuat keputusan secara sadar dan selalu bingung mengapa pada akhirnya kita tetap menunda-nunda, Kenyataannya adalah pikiran Anda belum begitu matang

Secara sederhana otak manusia terbagi menjadi beberapa bagian, dan salah satunya adalah si otak reptil, Otak reptil ini biasa disebut sebagai penjaga

Saat ada seorang wanita cantik lewat dan Anda secara reflek langsung memperhatikan, ini adalah kerja otak reptil
Saat Anda lapar dan segera mencari sesuatu untuk dimakan, ini adalah kerja otak reptil

Tidak peduli seberapa keras Anda berusaha, Anda tidak akan pernah bisa menghentikannya, Otak reptil sesuai dengan namanya bekerja seperti binatang, ini adalah insting Anda.

Otak ini mengatur refleks, naluri, perasaan, cinta, dan rasa takut Anda. Otak ini pula yang memberi perintah untuk melindungi diri Anda saat terjadi bahaya seperti “lari” atau “lawan

Saat otak ini aktif maka Anda tidak dapat berpikir, yang bergerak adalah insting, emosi, dan langsung bereaksi seperti hewan liar, Ibarat penjaga gerbang, jika Anda dapat memuaskan otak reptil ini maka ia akan membukakan pintu masuk ke bagian otak selanjutnya yaitu otak yang Anda sedang gunakan sekarang (kita sebut saja otak Joni).

Otak yang sedang Anda gunakan saat membaca tulisan ini adalah Joni, begitu pula suara yang Anda dengar dikepala Anda sekarang (tanpa suara itu Anda tidak dapat membaca tulisan ini), ini semua adalah kerja Joni

Kita menganggap Joni adalah “diri kita yang sebenarnya” (bagian dari otak kita yang sadar) Joni inilah yang membuat kita dapat bersopan santun dan berargumen dengan logika

Joni ini (pikiran Anda) tidak selalu aktif dan mudah sekali lelah, Otak Anda dijaga oleh dua sisi yaitu Joni yang gampang lelah dan si reptil yang tidak pernah lelah

Masalahnya untuk mencapai otak Joni Anda harus melewati otak reptil (penjaga) terlebih dahulu, Reptil ini ibarat anak kecil, tidak mau mendengarkan Joni (pikiran Anda) dan selalu bertindak sesuka hati (ala kera sakti)

Bayangkan Anda sedang mengajari anak kecil untuk melakukan apa yang Anda inginkan, perintah saja tidak akan cukup, Anda harus membujuknya, Bagaimana cara agar otak reptil ini dapat dibujuk? Caranya adalah dengan memberikan stimulus dan membuat lingkungan sekitarnya nyaman

Buat situasi yang nyaman. Jika Anda lapar, sakit, lelah, stress atau depresi maka otak reptil Anda akan memberontak, Jika kondisi Anda buruk, maka otak Anda tidak akan menuruti perintah apapun sampai apa yang dia (otak reptil) butuhkan terpenuhi

Cobalah belajar saat Anda sedang lapar/sakit dan perhatikan tanpa sadar konsentrasi Anda beralih ke Facebook (update status) Memang inilah tugas utama otak reptil yaitu makan, tidur, bermain, dan bersenang-senang

Lupakan logika. Otak reptil hanya tertarik pada hal-hal yang berhubungan dengan keselamatan dirinya, Jika tidak, maka biasanya akan diabaikan

Saat Anda ingin melakukan sesuatu, logika atau alasan tidak akan membantu Anda, Mungkin sekarang Anda dapat memikirkan suatu rencana, tetapi ketika waktunya tiba reptil dalam diri Anda yang akan mengambil alih semuanya dan dia tidak bisa digantikan, terlebih diajak untuk kompromi dengan kata-kata dan argumen

Bangunlah kebiasaan/habbit, Buatlah suatu rutinitas postitif, jangan pernah biarkan otak/pikiran Anda autopilot (mengalir begitu saja) karena Anda tidak akan pernah melakukan apa-apa pada akhirnya, Mulailah disiplin dalam hal-hal positif sederhana, Contoh simpel seperti bangun pagi, tidur 8 jam sehari, membaca minimal 30 menit sehari dan sebagainya

Bawa perasaan (baper) Otak reptil hanya bisa menerima masukkan emosi dan perasaan. Buatlah diri Anda terbawa perasaan, Inspirasi dan artikel motivasi (seperti artikel ini) hanya bekerja sesaat, bayangkanlah rasa takut ketika Anda menunda, imajinasikan kepuasan saat Anda menyelesaikan tugas Anda, sertakan emosi dalam kegiatan Anda

Sama seperti anak kecil, kita suka menakut-nakutinya dengan “kamu tidak akan sukses jika tidak belajar dengan baik disekolah”

Perhatikan lingkungan Anda. Ingat otak reptil sangat kesulitan menangkap sesuatu yang abstrak, dia membutuhkan informasi sederhana dan nyata (mudah dilihat/didengar/dirasakan) sehingga dapat diproses dengan cepat

Jika dia (otak reptil) melihat sesuatu yang mengundang seperti notifikasi pada Facebook, judul clickbait, gambar-gambar menarik, maka dia akan melihatnya, Seperti anak kecil yang merengek minta es krim, Karena itu buatlah lingkungan Anda terbebas dari gangguan yang ada, sign out semua akun sosmed Anda, matikan notifikasi, matikan internet (jika pekerjaan Anda tidak memerlukannya)

Paksalah diri Anda supaya memulai, Hal terpenting dalam mengerjakan apapun adalah memulai, Otak reptil sangat tidak menyukainya, dia sangat benci perubahan, Tetapi seiring berjalannya waktu, Anda bisa membuat otak reptil ini menyukai apa yang dia benci pada awalnya

Mungkin Anda juga sudah melakukannya seperti sekolah. Ada bagusnya orang tua memaksa anaknya untuk sekolah, sekolah adalah sesuatu yang sulit untuk tidak kita mulai (jika Anda tidak mau biasanya lingkungan/orang lain yang akan memaksanya) dan karena itulah Anda sekolah dengan sukses

Begitu pula dengan bekerja atau menikah, Karena adanya tekanan sosial maka memaksa kita untuk segera memulai, Dan setelah kita melakukannya, otak reptil akan membiasakan bahkan menyukai apa yang kita lakukan

Jika Anda ingin membuat rencana dan sungguh-sungguh menjalankannya, maka Anda harus memaksa untuk segera memulai (force a start)

Sekarang bagian dari diri Anda yang cerdas (Joni) sedang dalam kendali, tetapi Anda tahu siapa yang nantinya akan menunda semua rencana Anda (reptil) si bodoh, pemalas, dan bagian emosi dari diri Andalah yang memegang kendali nantinya

Ketika Anda ingin tidur-tiduran saja diranjang, atau bermain-main terus didepan komputer Anda. Jika Anda tidak melakukan sesuatu maka Anda akan gagal

Katakan Anda ingin memulai usaha/bisnis, mulailah resign dari pekerjaan Anda, maka ini akan menjadi motivasi kuat untuk Anda (tergantung keadaan, jika memungkinkan bekerja dan bisnis sekaligus silahkan lakukan keduanya) Buatlah suatu cara supaya Anda terpaksa memulai, atau jika itu masih kurang buatlah kondisi dimana jika Anda tidak memulai maka orang lain akan kecewa/terluka

Rasa bersalah dapat mendorong Anda ketika niat Anda sendiri tidak mampu melakukannya, Sama seperti sekolah/kuliah, ada rasa bersalah pada orang tua/keluarga jika Anda gagal menjalaninya, atau saat Anda pengangguran dan tidak melakukan pekerjaan apapun

Kebanyakan dari kita menganggap rencana dan angan-angan akan membawa kita kesana, Tetapi hampir setiap orang gagal dalam menjalankannya, Hanya berencana tidak akan membawa Anda kemana-mana, niat itupun juga tidak akan membawa Anda, mulailah, do it now, paksalah suatu permulaan, dan jangan menunda lagi

Menghilangkan Rasa Takut

Bagaimana cara menghilangkan rasa takut dalam diri sendiri? Bagaimana caranya supaya kita lebih berani mencoba?

Kita semua tentu memiliki rasa takut akan gagal, kita selalu gelisah dengan adanya hambatan-hambatan seperti faktor genetik/keturunan, modal/uang yang dimiliki, keadaan, lingkungan sekitar, skill/kemampuan yang ada, dan terutama krisis rasa percaya diri

Rasa takut dan keberanian sebenarnya adalah 2 sisi yang tidak terpisahkan, Hanya dengan merasa takut Anda dapat menghargai arti dari sebuah keberanian, Cobalah Anda perhatikan fakta berikut :

Semakin Anda ingin menjadi kaya –> semakin Anda merasa miskin
Semakin Anda ingin menjadi tampan/cantik –> semakin Anda merasa jelek
Semakin Anda ingin merasa bahagia –> semakin Anda merasa stress dan sedih

Ini adalah psikologi terbalik dimana semakin Anda mengejar sesuatu justru hal itu terasa semakin jauh, dan sebaliknya semakin Anda menghindari sesuatu maka semakin dekat hal itu kepada Anda, Jika Anda menghindari ketakutan, rasa takut itu malah akan membesar dan menjadi-jadi

Jadi harus bagaimana?

Jangan menghindar, Takutlah. Biarkan rasa takut itu datang dan terima itu

Orang berani itupun juga sebenarnya takut, hanya saja mereka terlihat pura-pura berani, Jika kita menggunakan psikologi terbalik diatas, maka sebenarnya ini sangat masuk akal, Contoh:

Rasa lelah saat bekerja keras dalam membangun usaha (pain) menghasilkan rasa puas saat Anda menerima hasil dari usaha tersebut

Kegagalan dalam percintaan memberikan Anda pengalaman dan pemikiran yang lebih bijak dalam memandang suatu hubungan di masa depan

Ketakutan saat melakukan sesuatu yang ingin Anda lakukan akan membawa Anda pada keikhlasan mencoba dan menjadi lebih berani mengambil tindakan kedepannya

Anda sudah sering mendengar istilah no pain no gain, Dan itu sangat-sangat benar.

Semua yang berharga dalam hidup ini dimenangkan dengan mengatasi rasa negatif yang ada, Mereka yang menghindari rasa negatif tersebut (pain) justru hanya akan semakin menderita dari rasa negatif tersebut

Menghindari rasa takut akan membuat Anda semakin takut, Menghindari kegagalan akan membuat Anda semakin gagal, Semakin Anda ingin melupakan pengalaman pahit maka semakin sakit rasanya pengalaman tersebut

Lalu bagaimana kalau saya sudah menerima rasa takut tersebut tapi tetap tidak berani melangkah/mencoba?

Kenyataannya memang sebagian orang masih tidak mau menerima kegagalan, Mereka lebih suka berpikir, ”Hmm.. Saya bisa, saya pasti sukses” Berpikir seperti itu jauh lebih baik dari pada betul-betul mencoba dan gagal bukan?

Ironisnya banyak orang hidup dalam kebohongan, Mereka membodohi pikirannya sendiri, merasa nyaman dengan zona amannya sendiri, dan tidak mencoba sesuatu yang benar-benar mereka inginkan

Walaupun Anda sudah tahu apa yang ingin Anda lakukan, kemungkinan Anda masih tidak melakukannya, Mengapa?

Karena Anda masih tidak percaya diri, Anda masih takut dengan kegagalan, Kita ingin semuanya ada dalam kendali sedangkan kita tahu resiko itu selalu ada diluar kendali, akhirnya kita berakhir dengan segudang teori yang menjelaskan kenapa kita tidak pernah mencoba dan gagal

mengubah diri sendiriHanya ada 2 hal yang akan selalu kita lakukan pada akhirnya:

Kita mengejar sesuatu, atau Kita menghindari/mencegah sesuatu

Saat Anda menghindari sesuatu maka Anda berada dalam sisi “bertahan, Anda akan menggunakan semua logika yang bisa Anda pikirkan untuk menjelaskan mengapa kita menghindari atau tidak melakukannya

Sebaliknya saat Anda mengejar sesuatu maka Anda berada dalam sisi “menyerang” Anda akan menggunakan semua resource, modal, keadaan, dan apapun yang ada untuk mengejar hal tersebut, termasuk mengabil resiko dan kemungkinan gagal, Anda tidak butuh lagi alasan, hanya tindakan yang berbicara

Karena itu Anda butuh:

Tujuan yang betul-betul berarti untuk Anda
Rasa percaya diri dan kemampuan (skill) untuk mencapai tujuan tersebut
Kemauan untuk menerima rasa sakit (pain) dan kemungkinan gagal
Konsisten dan tidak mudah putus asa

Jangan lagi menghindari rasa takut, jangan lagi menghindari kegagalan, Jika harus takut, Jika harus gagal, gagallah, Sebelum Anda mengubah dunia, ubahlah dulu diri Anda, Takutlah dan gagallah, Karena itu adalah hal yang baik

Entri Populer