Perilaku perempuan yang perlu mendapatkan seks bisa terpengaruhi.
Tapi, tak hanya saat tak kekurangan seks, ketika wanita baru melakukan
hubungan intim juga bisa ketahuan. Seperti apa?
Apabila di film-film, wanita yang baru berhubungan intim digambarkan
rambutnya acak-acakan, ada tanda merah di lehernya, namun kenyataannya
tak seperti itu.
Pada wanita klasik, hal tersebut sulit diketahui.
Tapi,
lima tanda ini bisa menunjukkan wanita usai berhubungan intim :
1. Wanita lebih menarik
Semakin
aktif kehidupan seksual seorang wanita, maka ia semakin banyak
melepaskan feromon, hormon yang dirancang untuk menarik lawan jenisnya.
Sebuah
tinjauan yang diterbitkan Journal of Advanced Research menganalisa
serangkaian penelitian feromon dan menemukan bahwa senyawa kimia
tersebut bisa meningkatkan gairah dan suasana hati lawan jenisnya.
Dengan kata lain, jika Anda hanya berdiri di dekatnya atau mencium aroma alaminya bisa tertarik dengannya.
2. Lebih bahagia
Selain
mengobati stres di tempat bekerja, aktivitas seksual juga meningkatkan
kebahagiaan.
Terbukti dari penelitian yang dilakukan University of
Colorado, Boulder, yang menyurvei lebih dari 15 ribu orang.
Hasilnya,
responden yang melakukan hubungan intim dua hingga tiga kali seminggu 55
persen lebih mungkin lebih bahagia dibandingkan responden yang jarang
bercinta.
Selain itu, penelitian menunjukkan responden lebih
bahagia dengan hidupnya ketika berpikir memiliki lebih banyak seks
dibanding rekan-rekannya.
3. Lebih cantik
"Saat
berhubungan seks, tubuh Anda mengalami banyak perubahan, " kata Bean
Robinson , Ph.D., profesor di Program of Human Sexuality di University
of Minnesota Medical School.
Dua hal utama yang berhubungan dengan ketegangan otot adalah peningkatan aliran darah ke seluruh area tubuh.
"Wajah
memerah sedikit menunjukkan kesehatan yang lebih baik, tingkat estrogen
yang lebih tinggi, hormon yang berhubungan dengan kesuburan wanita,
serta daya tariknya," begitu isi penelitian dari University of St
Andrews di Inggris.
Pipi yang memerah memberitahukan ke otak And bahwa dia secara seksual menarik.
4. Tidurnya lebih nyenyak
Wanita
yang mengalami hormon estrogen mengalami 30 persen peningkatan dalam
hormon prolaktin yang berhubungan langsung dengan seks. Itulah hasil
penelitian dari Oxford Journal of Human Reproduction.
Mengapa
hal ini penting? Prolaktin merupakan salah satu hormon yang menyebabkan
rasa kantuk dan bisa mendorong tidur yang nyenyak sehingga istirahat di
malam hari lebih baik.
5. Tak tergantung
Tindakan
seksual melepaskan aktivitas oksitosin. Dengan meningkatnya kadar
oksitosin, membuatnya kurang lengket sementara waktu.
Selain itu,
oksitosin membantu wanita dalam berinteraksi sosial sehingga dia tak
terlalu curiga dan tergantung pada pasangannya.
-
Saya lupa kunci keamanan (password) Sandi dapat direset dengan menggunakan utilitas FlashAir Buka utilitas FlashAir. Pilih "Peng...
-
Ibrahim Pasha dikenal sebagai Pargali Ibrahim Pasha ketika ia dinobatkan sebagai Wazir Agung, mengganti Piri Mehmed Pasha pada 1523. Jabata...
Entri Populer
-
Kesetiaan itu adalah hal yang paling penting dalam hubungan, Tanpa kesetiaan hubungan yang bernamakan cinta hanya akan sangat menyakitka...
-
Tips Memaafkan Pacar yang Selingkuh Agar Tidak Selingkuh Lagi, Apakah pasangan Anda layak mendapatkan kesempatan kedua setelah mengkhianati...
-
Pertanyaan Pria Yang Membuat Wanita Kesal Aneh tapi nyata, faktanya memang demikian, ketika seorang pria menanyakan 'jam berapa ini? ...
-
Bayi super besar Muhammad Akbar Arya Risudin masih menjadi pusat perhatian. Selain didatangi warga dari berbagai kota di Sumatra Ut...
-
Siapa bilang keindahan akan negeri dongeng hanya ada di film atau cerita fiktif saja? Bagi yang sering melakuka...
-
Ustadzah : Saya tak Pernah Menolak Hukum Poligami ! Jamaah Pria : ( Terdegar Suara Ribut ) Wah, Hebat Nih Ustadzah : Saya juga Tida...