Minggu, 16 November 2014

Ciri2 Mahasiswa Stres

Konon kabarnya mahasiswa sekarang lebih sering terkena penyakit stress lantaran tugas yang menumpuk dan mata kuliah yang semakin kompleks

Apakah benar demikian? 

Stress adalah bentuk ketegangan dari fisik, psikis, emosi maupun mental

Bentuk ketegangan ini mempengaruhi kinerja keseharian seseorang

Bahkan stress dapat membuat produktivitas menurun, rasa sakit dan gangguan-gangguan mental

Stress dapat disebabkan oleh faktor dari dalam diri, faktor keluarga, maupun faktor lingkungan

Tuntutan pekerjaan yang tinggi, waktu yang mendesak dan tuntutan hasil yang bagus dapat pula menjadi penyebab stress

Stress sangat mempengaruhi perilaku seseorang dalam kehidupan sehari-hari

Sebagai mahasiswa, stress sangat mempengaruhi aktivitas belajar dan prestasi di kampus

Deteksi ciri-ciri mahasiswa stress berikut ini agar dapat segera dapat dilakukan penyembuhan.



1. Emosi Tidak Stabil

Stress adalah salah satu penyebab jantung bekerja lebih keras daripada keadaan normal


Hal ini sangat mempengaruhi kestabilan emosi seseorang yang disebut dengan psikopatik

Kinerja jantung sangat berpotensi terhadap peningkatan dan penurunan tekanan darah yang terkait dengan jumlah/volume darah yang terdistribusi kejaringan tubuh terutama otak

Mahasiswa dengan emosi tidak stabil akan cenderung lebih mudah marah dan tersinggung.

2. Tidak Mampu Menangkap Materi

Stress berasal dari masalah kejiwaan sehingga seluruh pikirannya akan terporsikan dengan masalah tersebut


Aktivitas sehari-hari akan dianggap tidak penting atau sangat penting namun dilupakan. Konsentrasi dan fokus akan terabaikan karena stress

Materi yang disampaikan dosen akan lewat begitu saja diotaknya karena tidak fokus dan dianggap tidak penting.

3. Takut Bertemu Dosen

Stress akan mengakibatkan rasa percaya diri turun drastis hingga seseorang merasa minder


Rasa minder ini dapat berbentuk rasa takut ketika bertemu dengan seorang dosen

Pikirannya selalu kearah negatif dan kekhawatiran berlebih. Saat aktivitas belajar, seseorang yang mengalami stress lebih senang untuk diam menyendiri, lebih tertutup bahkan melamun

4. Tidur Di Kelas

Seseorang yang mengalami stress tak mampu mengontrol pikirannya hingga akan terbawa sampai waktu istirahat


Ketika tiba waktu istirahat maka orang tersebut tak mampu menutup matanya hingga di pagi hari

Akibat dari kurang terlelap dan susah tidur maka berdampak pada kebugaran tubuh. Kondisi tubuh tidak fit dan kurang semangat karena masih memikirkan masalah yang dihadapinya

Tak jarang pula ia akan secara tidak sadar tertidur di kelas akibat kelelahan secara fisik dan psikologis

5. Sering Sakit

Stress sangat mempengaruhi kinerja jantung yang dapat berdampak pada pendistribusian oksigen dalam tubuh terutama penyebarannya ke otak


Jika hal ini terjadi maka otak kekurangan oksigen dan mempengaruhi metabolisme dan kerja syaraf hingga akhirnya terjadi nyeri kepala

Selain jantung, stress juga berdampak pada sistem pernafasan atas

Sehingga dapat menyebabkan perubahan kerja kelenjar terutama kelenjar tonsil yang memjaga imunitas tubuh

Sistem endokrin yang berada pada saluran pernafasan atas akan terguncang akibat dari stress sehingga tanda dan gejala yang paling dapat dikenal yaitu munculnya pilek dan flu derta batuk-batuk.

Nah, jika Anda mengalami tanda-tanda diatas maka bisa jadi Anda sedang mengalami stress


Segera konsultasikan kondisi Anda dan permasalahan yang sedang Anda hadapi

Jangan biarkan stres berlarut agar tak mengganggu aktivitas dan prestasi Anda

Prioritaskan kegiatan Anda dan seringlah melakukan refreshing agar terhindar dari stress akibat tuntutan pekerjaan atau prestasi

Satu yang terpenting adalah rajinlah berdoa dan mohonlah agar diberi kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi segala permasalahan yang terjadi. Semoga bermanfaat.

Entri Populer