Sebagai contoh manusia pastilah memiliki batasan kesabaran, batasan rasa cemburu, batasan pemikiran, batasan menangung sebuah beban dan lain sebagainya.
Sedangkan Tuhan sendiri telah berjanji tidak akan memberikan sesuatu hal diluar kemampuan batas manusia.
Sehingga apa yang kita alami sebenarnya sudah diukur oleh Tuhan bahwasanya kita mampu
Namun manusia seringkali kurang sabar, kurang telaten dan kurang berpikir lebih panjang atau lebih jauh, untuk itu maka timbul stress, Gila bahkan bunuh diri.
Seandainya saja manusia bisa lebih bijak bersikap adil pada dirinya sendiri pastilah dia akan mampu juga bersikap lebih baik pada lingkungan sekitarnya.
Karena Segala kekacauan yang ada di dunia ini sebenarnya berawal dari individu-individu yang memiliki sikap serakah, iri dan dengki.
+++++
Hidup ini memang penuh dengan misteri apa yang kita alami saat ini kita tak pernah tahu sebelumnya, sehingga ketika seseorang mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik pastilah tidak akan merasa bingung dan canggung ketika sesuatu terjadi pada dirinya.
Saya termasuk orang yang tidak mempersiapkan segala hal dengan baik, sehingga ketika sesuatu terjadi sedikit kelabakan dan canggung, untunglah masih punya kepercayaan bahwa sesuatu yang terjadi paa diri kita Tuhan memiliki rencana yang lebih baik buat kita.
Namun manusia seringkali kurang sabar, kurang telaten dan kurang berpikir lebih panjang atau lebih jauh, untuk itu maka timbul stress, Gila bahkan bunuh diri.
Seandainya saja manusia bisa lebih bijak bersikap adil pada dirinya sendiri pastilah dia akan mampu juga bersikap lebih baik pada lingkungan sekitarnya.
Karena Segala kekacauan yang ada di dunia ini sebenarnya berawal dari individu-individu yang memiliki sikap serakah, iri dan dengki.
+++++
Hidup ini memang penuh dengan misteri apa yang kita alami saat ini kita tak pernah tahu sebelumnya, sehingga ketika seseorang mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik pastilah tidak akan merasa bingung dan canggung ketika sesuatu terjadi pada dirinya.
Saya termasuk orang yang tidak mempersiapkan segala hal dengan baik, sehingga ketika sesuatu terjadi sedikit kelabakan dan canggung, untunglah masih punya kepercayaan bahwa sesuatu yang terjadi paa diri kita Tuhan memiliki rencana yang lebih baik buat kita.
Mempersiapkan diri untuk menghadapi hal terburuk dari diri kita sudah
saatnya anda lakukan, apalagi kalau anda seorang karyawan swasta, segala
hal bisa terjadi pada diri anda karena saya mengalaminya sendiri.
Perusahaan swasta memang menskenariokan karyawannya untuk tidak memiliki kesempatan sedikitpun bagi karyawannya untuk mendua, menutuop rapat peluang itu sehingga ketergantungan kepada perusahaan cukup kuat.
Namun sebenarnya itu semua adalah cara bagi perusahaan membangun mental bahwa karyawan akan mati kalau tidak bekerja di perusahaan itu, kita di kasih kacamata kuda agar tidak berpaling
Tidak perlu risau karena di luar sana peluang cukup banyak sepanjang kita mau, sebagaimana lagunya bang Haji Rhoma, seribu satu macam cara orang mencari makan dari jadi pengamen sampai menjadi seorang presiden, seribu satu macam bidang pekerjaan dari menjual koran sampai menjual kehormatan
+++++
Terkadang kita lupa terlalu berlebihan mengekploitasi waktu kita untuk satu hal dan tujuan dengan melupakan yang lainnya.
Kita seharusnya berbuat adil pada diri kita sendiri, kalau itu belum bisa melakukannya bagaimana kita bisa adil pada yang lainnya.
Pernahkah kita menyadari kalau sebenarnya kita terkadang terlalu berlebihan memperkosa diri kita sendiri dengan mengorbankan seluruh waktu kita hanya untuk satu hal, namun sebagai manusia hal seperti itu biasa terjadi sehingga kita menganggapnya sebuah kebiasaan.
+++++
Setiap hari istri saya mengeluh karena pada musim kemarau seperti ini kaca depan rumah saya harus dibersihkan tiap hari, kondisi jalan yang kering menimbulkan banyak debu yang berterbangan diterpa angin, sehingga halaman dan kaca rumah cepat sekali kotornya.
Begitulah kondisi musim kemarau di tempat saya , kondisi yang demikian mengakibatkan rawan timbul penyakit saluran pernapasan kalau kita tidak berhati-hati terutama anak-anak.
Kaca yang terkena debu ibarat hati yang terkena noda dosa yang kita lakukan setiap hari baik yang kita sengaja ataupun tidak.
Perusahaan swasta memang menskenariokan karyawannya untuk tidak memiliki kesempatan sedikitpun bagi karyawannya untuk mendua, menutuop rapat peluang itu sehingga ketergantungan kepada perusahaan cukup kuat.
Namun sebenarnya itu semua adalah cara bagi perusahaan membangun mental bahwa karyawan akan mati kalau tidak bekerja di perusahaan itu, kita di kasih kacamata kuda agar tidak berpaling
Tidak perlu risau karena di luar sana peluang cukup banyak sepanjang kita mau, sebagaimana lagunya bang Haji Rhoma, seribu satu macam cara orang mencari makan dari jadi pengamen sampai menjadi seorang presiden, seribu satu macam bidang pekerjaan dari menjual koran sampai menjual kehormatan
+++++
Terkadang kita lupa terlalu berlebihan mengekploitasi waktu kita untuk satu hal dan tujuan dengan melupakan yang lainnya.
Kita seharusnya berbuat adil pada diri kita sendiri, kalau itu belum bisa melakukannya bagaimana kita bisa adil pada yang lainnya.
Pernahkah kita menyadari kalau sebenarnya kita terkadang terlalu berlebihan memperkosa diri kita sendiri dengan mengorbankan seluruh waktu kita hanya untuk satu hal, namun sebagai manusia hal seperti itu biasa terjadi sehingga kita menganggapnya sebuah kebiasaan.
Contoh kecil yang sering kita lakukan, diri kita kita eksploitasi untuk
satu hal seperti pekerjaan, karir, cita-cita atau ambisi.
Waktu kita 24 jam hampir semuanya tercurah kesana dan kita melupakan hal lainnya, padahal dalam tubuh kita bukan hanya milik satu kebutuhan.
Ada banyak hak yang kita dzalimi kalau kita seperti itu, sebagian waktu kita untuk pekerjaan, sebagian untuk keluarga, untuk orang di sekeliling kita, bahkan yang paling utama untuk menghambakan diri pada sang Pencipta.
Berbuat adil bukanlah pekerjaan yang mudah, namun memaksakan diri kita secara berlebihan artinya mendzalimi diri sendiri, jadi mari kita berusaha untuk berlaku adil pada diri, lingkungan, dan Kepada Tuhan dengan meletakkannya secara proporsional dan seimbang
Waktu kita 24 jam hampir semuanya tercurah kesana dan kita melupakan hal lainnya, padahal dalam tubuh kita bukan hanya milik satu kebutuhan.
Ada banyak hak yang kita dzalimi kalau kita seperti itu, sebagian waktu kita untuk pekerjaan, sebagian untuk keluarga, untuk orang di sekeliling kita, bahkan yang paling utama untuk menghambakan diri pada sang Pencipta.
Berbuat adil bukanlah pekerjaan yang mudah, namun memaksakan diri kita secara berlebihan artinya mendzalimi diri sendiri, jadi mari kita berusaha untuk berlaku adil pada diri, lingkungan, dan Kepada Tuhan dengan meletakkannya secara proporsional dan seimbang
+++++
Setiap hari istri saya mengeluh karena pada musim kemarau seperti ini kaca depan rumah saya harus dibersihkan tiap hari, kondisi jalan yang kering menimbulkan banyak debu yang berterbangan diterpa angin, sehingga halaman dan kaca rumah cepat sekali kotornya.
Begitulah kondisi musim kemarau di tempat saya , kondisi yang demikian mengakibatkan rawan timbul penyakit saluran pernapasan kalau kita tidak berhati-hati terutama anak-anak.
Kaca yang terkena debu ibarat hati yang terkena noda dosa yang kita lakukan setiap hari baik yang kita sengaja ataupun tidak.
Ketika kaca kita bersihkan tiap hari niscaya tetap terjamin
kebersihannya demikian juga dengan hati kita dosa-dosa kecil yang kita
lakukan kalau kita imbangi dengan berbuat baik dan istighfar maka
sedikit demi sedikit akan hilang.
Sebaliknya ketika kaca jarang dibersihkan maka akan kotor dan gelap sehingga menghilangkan fungsinya dengan tidak bisa tembusnya cahaya lewat kaca tersebut, padahal salah satu fungsi dari kaca adalah supaya Rumah kita bisa di masuki cahaya, sehingga akan kelihatan terang di siang hari.
Bagaimana dengan hati kita ketika setiap saat dan waktu kita melakukan dosa baik kecil maupun besar tanpa kita imbangi dengan berbuat baik, taubat maupun Istighfar maka hati kita akan beku, kalau itu yang terjadi maka cahaya hidayah yang datang dari Allah akan sulit menembusnya.
marilah kita mulai berinstrospeksi dengan apa yang telah kita lakukan selama ini, Kita mencoba memperbanyak amalan-amalan yang berdampak terhadap mengurangi tebalnya kotoran di hati sehingga mempermudah cahaya hidayah menembusnya
tidak ada dosa besar kalau kita mau bertobat dan tidak mengulanginya lagi, dan tidak ada dosa kecil apabila terus kita lakukan setiap hari
+++++
MEMILIKI sifat dermawan tidak akan membuat seseorang jatuh miskin. Justru, kebiasaan berbagi mempunyai manfaat yang luar biasa.
Tak hanya membahagiakan orang lain, namun ada pula manfaat kesehatan yang diyakini dapat diperoleh. Berikut manfaat kesehatan yang bisa didapat bagi seorang dermawan.
1. Menurunkan tekanan darah
Sebaliknya ketika kaca jarang dibersihkan maka akan kotor dan gelap sehingga menghilangkan fungsinya dengan tidak bisa tembusnya cahaya lewat kaca tersebut, padahal salah satu fungsi dari kaca adalah supaya Rumah kita bisa di masuki cahaya, sehingga akan kelihatan terang di siang hari.
Bagaimana dengan hati kita ketika setiap saat dan waktu kita melakukan dosa baik kecil maupun besar tanpa kita imbangi dengan berbuat baik, taubat maupun Istighfar maka hati kita akan beku, kalau itu yang terjadi maka cahaya hidayah yang datang dari Allah akan sulit menembusnya.
marilah kita mulai berinstrospeksi dengan apa yang telah kita lakukan selama ini, Kita mencoba memperbanyak amalan-amalan yang berdampak terhadap mengurangi tebalnya kotoran di hati sehingga mempermudah cahaya hidayah menembusnya
tidak ada dosa besar kalau kita mau bertobat dan tidak mengulanginya lagi, dan tidak ada dosa kecil apabila terus kita lakukan setiap hari
+++++
MEMILIKI sifat dermawan tidak akan membuat seseorang jatuh miskin. Justru, kebiasaan berbagi mempunyai manfaat yang luar biasa.
Tak hanya membahagiakan orang lain, namun ada pula manfaat kesehatan yang diyakini dapat diperoleh. Berikut manfaat kesehatan yang bisa didapat bagi seorang dermawan.
1. Menurunkan tekanan darah
Membantu teman-teman dan keluarga bisa menjadi salah satu cara untuk
meningkatkan kesehatan jantung Anda.
Sebuah studi tahun 2006 menemukan bahwa peserta yang memberikan dukungan sosial kepada orang-orang yang mereka kenal memiliki tekanan darah lebih rendah, dibandingkan dengan mereka yang tidak.
Selain itu, mereka yang senang memberikan sesuatu kepada orang lain juga menerima dukungan sosial yang lebih besar sebagai balasannya.
2. Membantu mengurangi stres
Menimbun uang seperti Paman Gober mungkin baik untuk masa depan Anda, tapi tidak untuk kesehatan.
Sebuah studi terbaru dari Universitas Teknologi Queensland yang diterbitkan dalam PLoS One menemukan bahwa perilaku pelit dapat meningkatkan stres.
3. Memperpanjang usia
Kepedulian membantu orang lain menyelesaikan tugas-tugas kecil mungkin berakhir dengan meningkatkan umur panjang Anda.
Dalam sebuah studi yang dipublikasi dalam Jurnal Kesehatan Umum Amerika pada 2013 disebutkan, orang yang membantu orang lain dengan menjalankan tugas atau melakukan pekerjaan rumah tampaknya terlindungi dari dampak negatif stres.
Stres sendiri sudah diketahui menjadi faktor risiko beberapa penyakit kronis seperti jantung dan depresi. Oleh karena itu, jangan segan membantu orang di sekitar Anda saat Anda memiliki waktu luang.
4. Meningkatkan mood
Rasa bahagia ternyata tak melulu karena kita mendapatkan uang atau hadiah.
Saat kita memberikan sumbangan uang, kita pun akan merasakan perasaan bahagia yang sama. Penelitian juga mengungkapkan, saat kita berbuat baik dengan memberi sumbangan, bagian otak yang terkait dengan rasa senang akan lebih aktif
Sebuah studi tahun 2006 menemukan bahwa peserta yang memberikan dukungan sosial kepada orang-orang yang mereka kenal memiliki tekanan darah lebih rendah, dibandingkan dengan mereka yang tidak.
Selain itu, mereka yang senang memberikan sesuatu kepada orang lain juga menerima dukungan sosial yang lebih besar sebagai balasannya.
2. Membantu mengurangi stres
Menimbun uang seperti Paman Gober mungkin baik untuk masa depan Anda, tapi tidak untuk kesehatan.
Sebuah studi terbaru dari Universitas Teknologi Queensland yang diterbitkan dalam PLoS One menemukan bahwa perilaku pelit dapat meningkatkan stres.
3. Memperpanjang usia
Kepedulian membantu orang lain menyelesaikan tugas-tugas kecil mungkin berakhir dengan meningkatkan umur panjang Anda.
Dalam sebuah studi yang dipublikasi dalam Jurnal Kesehatan Umum Amerika pada 2013 disebutkan, orang yang membantu orang lain dengan menjalankan tugas atau melakukan pekerjaan rumah tampaknya terlindungi dari dampak negatif stres.
Stres sendiri sudah diketahui menjadi faktor risiko beberapa penyakit kronis seperti jantung dan depresi. Oleh karena itu, jangan segan membantu orang di sekitar Anda saat Anda memiliki waktu luang.
4. Meningkatkan mood
Rasa bahagia ternyata tak melulu karena kita mendapatkan uang atau hadiah.
Saat kita memberikan sumbangan uang, kita pun akan merasakan perasaan bahagia yang sama. Penelitian juga mengungkapkan, saat kita berbuat baik dengan memberi sumbangan, bagian otak yang terkait dengan rasa senang akan lebih aktif