Apa yang dilakukan oleh seorang pria asal Jerman ini sungguh aneh. Aneh tapi nyata. Jika biasanya media memasang iklan itu di koran, majalah,
dinding, spanduk, umbul-umbul, selebaran atau brosur, dan lain-lain.
Lain halnya dengan apa yang ditawarkan oleh lelaki asal Jerman ini. Ia
menyewakan wajahnya sebagai media penempatan iklan (advertising).

Adalah Uwe Troschel, yang terobsesi membangun sebuah museum yang didedikasikan untuk anjing kesayangannya yang bernama St Bernard.

Adalah Uwe Troschel, yang terobsesi membangun sebuah museum yang didedikasikan untuk anjing kesayangannya yang bernama St Bernard.
Untuk itu tentu membutuhkan uang yang tidak sedikit. Akhirnya ia menemukan sebuah ide untuk menyewakan wajahnya untuk dipasangai iklan.
Nantinya, wajahnya akan dipasangi iklan dari perusahaan-perusahaan yang berminat memasang iklan di wajahnya. Mengapa tidak?
Nantinya, wajahnya akan dipasangi iklan dari perusahaan-perusahaan yang berminat memasang iklan di wajahnya. Mengapa tidak?
Toh nantinya
iklan itu akan tetap terpasang sepanjang hayat. Dan agaknya, Uwe
Troschel tidak ragu-ragu atau risih dengan tampilan wajahnya yang penuh
dengan iklan itu nantinya.
Setiap bagian di wajahnya dilengkapi dengan harga sendiri. Jadi untuk memasang iklan di dahi Troschel biayanya adalah € 50.000, dan pipi masing-masing, 20.000 euro.
Setiap bagian di wajahnya dilengkapi dengan harga sendiri. Jadi untuk memasang iklan di dahi Troschel biayanya adalah € 50.000, dan pipi masing-masing, 20.000 euro.
Hidung dengan harga 2.000, dan jika setiap perusahaan yang tertarik untuk memasang iklan pada seluruh wajah, maka mereka cukup membayar dngan tarif € 100.000 saja.