Ia jadi sulit makan dan tidur, kehilangan motivasi, bahkan memutus hubungan sosialnya.
Meski menyedihkan, ternyata patah hati punya banyak hikmah di dalamnya yang terbukti secara sains. Tiga hikmah itu di antaranya:
1. Patah hati itu menipu
Patah hati membuat psikis seseorang terkungkung. Ia merasa hanya dialah yang merasakan sakitnya hati saat putus hubungan.
Di saat bersamaan, ia merasa sendirian dan ditolak oleh lingkungan. Dan ini menjadi efek paling hebat dari patah hati.
Namun secara sains, ini tidaklah benar. Patah hati dirasakan oleh nyaris semua orang.
Dikatakan Carmen Harra, psikolog yang juga pakar hubungan, patah hati bisa memicu kecerdasan emosional yang mampu menstimulasi kreativitas.
2. Patah hati menjadi sumber inspirasi
Sam Smith, penyanyi bertalenta yang baru saja meraih penghargaan bergengsi, Grammy Awards, mengakui ampuhnya patah hati.
"Saya mau berterima kasih pada dia yang menjadi alasan album ini. Saya jatuh cinta padanya tahun lalu.
Terima kasih banyak udah mematahkan hatiku karena sekarang Anda memberiku empat Grammy," ujar Smith selepas penganugerahan Grammy Award, Februari 2015.
Rasa sakit, sendiri, dan sedih yang mendalam, merupakan emosi yang melelahkan, Namun sejalannya waktu, ketiganya membuat kita meraih perspektif dan kekuatan lebih.
3. Patah hati mengembangkan kreativitas
Smith bukanlah seniman pertama yang meraih sukses karena patah hati
Sepanjang sejarah, bermacam cerita kesuksesan terjadi akibat hati yang tersakiti.
Dikatakan oleh Florence Welch, vokalis dari band “Florence + the Machine", mereka yang tengah patah hati ternyata dalam proses paling kreatif.
"Anda harus menyalurkan semua energi ke hal lain selain memikirkannya terus."