Selasa, 11 Juni 2013

Sulit Mendapat Pekerjaan

Intelligence Quotient (IQ) adalah menunjukkan suatu kemampuan kerja seseorang, sedangkan sentiment business mencerminkan manifestasi seseorang dalam bertingkah laku

Di dalam masyarakat yang akan datang, bukan saja harus pintar bekerja, tapi juga harus lebih bisa bertingkah laku, ada kalanya bertingkah laku lebih penting dari pada menangani suatu pekerjaan.
Orang yang lemah psikologisnya

Dengan banyaknya tekanan dari berbagai aspek yang tak terhindarkan dalam proses perkembangan perusahaan, terutama beban dalam persaingan, jiwa yang lemah akan membuat anda tidak dapat memikul beban berat perusahaan, dengan menempa secara aktif jasmani dan rohani yang sehat baru bisa menjadi pemenang masa depan


Orang yang berpengetahuan kuno (ketinggalan zaman)

Sekarang adalah zaman informasi yang maju pesat, kecepatan pengetahuan baru semakin berkembang pesat, jika bersandar pada pengetahuan yang dipelajari pada masa awal untuk menghadapi selamanya itu sama sekali sudah tidak memungkinkan lagi


Orang yang berkemampuan (skill) tunggal

Jika ingin terhindar agar tidak menjadi “barang yang tertimbun” dalam medan pekerjaan, maka satu-satunnya cara adalah mempelajari lagi beberapa ketrampilan, menguasai satu keahlian dan berbagai keterampilan. Inilah sebabnya mengapa orang berbakat dengan tipe majemuk begitu diminati.
Orang yang reaksinya lamban (dalam pikiran & tindakan)

Jika “lamban” pasti akan “lambat”, ketinggalan pasti kena hantam, tangkas dan cekatan barulah dasar kemenangan


Orang yang berjuang sendirian

Kerja sama dan koordinasi dalam kelompok adalah pola yang tak terelakkan untuk selanjutnya
Orang yang berpandangan dangkal

Perkembangan seseorang perlu secara terus menerus merancang dan merancang, harus memperhatikan rencana karir dan rancangan profesional, serta segera sadari akan sangkar profesi individu, dan usahakan menyesuaikan pekerjaan sendiri


Orang yang tidak pandai belajar


Dalam masyarakat pembelajaran sekarang, ketidaksamaan antar manusia terutama adalah perbedaan dalam kemampuan belajar, kunci “perpaduan” antar manusia terletak pada “perpaduan” kemampuan belajarnya, harus menjadi orang yang “belajar dan paham dengan yang dipelajari

dan sebaliknya bagi yang belajar tapi tidak memahami atau tidak tahu bagaimana belajar, maka cepat atau lambat pasti akan di singkirkan

Entri Populer