Minggu, 28 Februari 2016

Penjual Makanan

Sore hari, 20 tahun yang lalu, seorang bocah kecil mendatangi sebuah warung Tegal di pinggir jalan yang selalu ramai didatangi orang orang sekitar, Setelah menunggu lama hingga semua pelanggan keluar , barulah ia berani masuk ke dalam dan berkata:

“Saya mau membeli sebungkus nasi putih saja, terima kasih!”

Suami istri pemilik warteg tersebut melihat bocah kecil itu sama sekali tidak memilih lauk, namun tanpa bertanya apa-apa, dia membungkus nasi putih yang cukup banyak serta memberikannya kepada dia, Pada saat bocah kecil itu membayar, ia berkata

“Apakah saya boleh menambah sedikit kuah saja dari lauk yang ada diatas nasi putih saya?”

Pemilik warung tersenyum ramah berkata: “Boleh silahkan, tidak usah bayar nak!”
 
Setelah mendengar bahwa kuah lauk ternyata gratis, ia segera memesan semangkuk nasi putih lagi. Pemilik warung itu berkata:

“Apakah semangkuk tidak cukup nak? Kalau begitu aku tambahkan saja porsi nasinya ya..”

Bocah tersebut berkata “Oh, enggak kok buk ! Nasi yang dibungkus ini rencananya akan saja buat bekal untuk dibawa ke sekolah besok pagi.” :)

Pemilik warung tegal tersebut berpikir bahwa bocah kecil tersebut pastilah berasal dari keluarga yang kurang mampu serta hidup jauh dari keluarga demi menuntut ilmu.

Ia terlihat sangat berhemat dan mandiri. Pemilik warteh itu secara diam-diam menaruh 1 sendok besar lauk daging dan sebutir telur, Ia menutup semua lauk itu dengan nasi putih agar sama sekali tidak terlihat.

Istri dari pemilik warung Tegal tidak habis pikir mengapa lauk tersebut tidak ditaruh di atas nasi namun harus disembunyikan?

Pemilik warung berbisik kepada istrinya, “Jika bocah kecil itu tahu bahwa kita menambahi lauk di atas nasi putih tersebut maka bocah itu akan merasa kita sedang berbelas kasihan kepada dia dan secara tidak langsung mungkin saja kita menyakiti harga dirinya, dengan begitu dia bisa jadi sungkan untuk datang lagi kemari.

Jikalau dia akhirnya pergi ke warung lain dan hanya makan nasi putih saja, dari mana datangnya tenaga untuk belajar?”

Pada saat bocah kecil tersebut menerima sebungkus nasi yang cukup berat, dia tampak berulang kali melihat ke arah pasangan suami istri tersebut.

Pemilik warung itu dengan tersenyum lebar berkata: “Semangat yah! Sampai jumpa besok!” Dia melambaikan tangannya serta dengan jelas mengisyaratkan kepada bocah tersebut untuk datang lagi besok hari.

Mata bocah kecil itu berkaca-kaca. Sejak saat itu hampir setiap hari kecuali hari libur, dia selalu datang untuk membeli dua bungkus nasi putih. 
 
Sebungkus nasi putih selalu dijadikan bekal di sekolah keesokkan harinya. Pemilik warung tersebut dengan setia memyembunyikan lauk rahasia di dalam nasi putih yang dibelinya.

Hingga kemudian bocah ini beranjak dewasa dan lulus dari universitas, selama 20 tahun pasangan suami istri ini pun tidak pernah melihat bocah itu lagi.

SINGKAT CERITA WAKTU BERLALU …
20 TAHUN KEMUDIAN

Suatu hari, pasangan suami istri yang sudah paruh baya ini menerima surat pemberitahuan dari PEMDA untuk pembongkaran warung mereka, sebab mereka memang berjualan di tanah milik negara.

Hal ini membawa kesedihan bagi sang pemilik warteg dan Istrinya sebab Dalam usia sekian dengan kehilangan sumber pemasukan, mereka menjadi sangat khawatir akan masa depan, bagaimana menghadapi keadaan ekonomi yang pasti semakin sulit? Mereka hanya dapat menangisi keadaan mereka setiap hari.

Namun suatu hari, tiba-tiba datang seorang anak muda dengan berpakaian jas menghampiri warung mereka. 
 
Dia berkata: “Apa kabar, saya adalah wakil Direktur dari perusahaan XX, Direktur kami memberi perintah kepada saya untuk meminta Anda mengelola kantin bawah gedung kantor kami, seluruh biaya peralatan dan bahan-bahan yang diperlukan akan ditanggung oleh kantor kami, anda hanya perlu mengarahkan team koki untuk memasak, kemudian keuntungannya akan dibagi rata dengan perusahaan!”

Pasangan suami istri tersebut dengan ragu-ragu bertanya: “Direktur perusahaan kalian itu siapa? Kenapa begitu baik sekali terhadap kami?”

“Kalian adalah penolong bagi Direktur perusahaan kami, Direktur perusahaan kami suka sekali makan lauk telur dan daging masakan kalian. Saya hanya mengetahui itu saja, untuk selebihnya kalian dapat menanyakannya langsung kepadanya!”

ernyata Direktur itu adalah sang bocah cilik 20 tahun yang lalu setiap hari datang hanya membeli sebungkus nasi putih. 
 
Setelah lewat 20 tahun dia mulai membuka usahanya dan berhasil mendirikan sebuah perusahaan. Sekarang dia membalas budi kepada pasangan suami istri ini !

Mari kita Petik Pelajaran dari Kisah diatas,,,
Menolong dengan Tulus bagi sesama yang membutuhkan adalah hal yang Luar Biasa ! 
 
bahkan kalau perlu jangan sampai Orang yang kita tolong tahu bahwa kita menolong mereka, Tapi berharaplah Balasan dari Tuhan, Tuhan pasti akan membalas kebaikan yang pernah kita lakukan

Rabu, 24 Februari 2016

Renungan untuk Cewek

TAK TAU MALU
Itulah fenomena tanda tanda akhir zaman yang makin nyata sekarang ini
Tak ada rasa malu,
tak ada rasa berdosa
Semuanya berjalan nampak biasa saja

imannya hanya berhenti di lisan semata
Tak sampai pada dinding hatinya terlebih ruang hati terdalam.
Tak nampak dari perbuatannya yang ada justru prilaku seperti tak ber Tuhan.
Miris melihat insan bernama wanita

Berjalan berlenggok dengan aurat terbuka.
Cengar – cengir mempertontonkan tubuh mengundang syahwat durjana.
Mengadu tubuh seksi antara satu dan lainnya.
Semakin kecil pakaian semakin seksi katanya

semakin sempit semakin aduhai katanya
semakin ketat semakin sempurna katanya
Bangga sama tubuhnya
Dinasehati malah nyinyir “jangan sok suci”.

Pakaian tak masalah katanya yang penting hati..
Katanya mau ke Surga tapi merasa benar sendiri..
padahal, di surga tak ada wanita seperti ini.
Boro-boro ke syurga, mencium wanginya saja tak bisa dinikmati.

Beribadah itu butuh ilmu
Gak asal pake dengan tafsir sendiri
Dikasih tau sama yang faham, belagu
Begitulah fenomena jaman sekarang

Iman tergerus dengan barang dagangan
Yang penting keren ikut ke barat-baratan
Udah lupa ama perintah Tuhan.
Maksiat terbentang jadi biasa

Yang salah dibenarkan
Yang benar disalahkan
Namun tak sedikit yang tetap bertahan

Orang kaya & Sok Kaya

Orang Kaya Beneran Dan Orang Sok Kaya

Pernah gak sih anda ketemu sama orang yang suka pamer harta kekayaannya?

Bertemu dengan mereka yang hoby tunjukkan kekayaannya mungkin bukan barang baru lagi.

Bahkan juga di lingkup pergaulan, kita bisa jadi bertemu lebih dari satu dengan ciri-ciri seperti ini.

Kadang tampilan glamor dan omongan tinggi seringkali mengelabui kita untuk tahu apakah orang itu betul-betul kaya atau tidak

Namun sebenarnya perbedaan pada orang kaya serta mereka yang (sok) kaya itu ada loh, Apa saja ciri orang yang benar-benar tajir? Ini penjelasannya

1. Orang kaya malas untuk menunjukkan kekayaannya di sosial media. Dia tidak perlu tuh posting gambar barang mahalnya agar diliat orang

Cara membedakan orang kaya benaran dan pencitraan paling gampang diliat dari apa yang ia posting di sosial media, Bila kita ketahui dia memanglah miliki barang branded namun jarang publikasi di Path atau Instagramnya, itu tandanya dia memanglah orang kaya

Namun bila ia bertingkah sebaliknya itu yang butuh dipertanyakan, Orang yang secara finansial mapan tak perlu pengakuan dari orang lain atas kekayaannya dengan over expose di sosial media

2. Buat orang tajir mengulas kekayaan adalah hal gak penting. Namun untuk orang (sok) tajir tunjukkan kekayaan via omongan adalah kewajiban

Ciri ke-2 ini juga mungkin telah lumrah anda dengar, Ya orang yang menginginkan terlihat kaya cenderung banyak menunjukkan kekayaannya melalui omongan

Biasanya nih orang seperti ini sukai banget keluarkan kalimat seperti :

" Duh kelak bila makan janganlah yang di kaki lima ya, Soalnya gw gak biasa nih "

" Bingung nih nanti kalau balik ke Jakarta naik apa ya, Ticket Garud* yang first class telah habis lagi "

Pokoknya orang seperti selalu berusaha tunjukkan kelasnya melalui omongan dia. Walau sebenarnya bila diperhatiin, style hidupnya tiap hari ya bebrapa biasa saja

3. Mereka yang kaya beneran gak akan membicarakan barang-barang mahal dengan orang yang bukan dari kalangannya, Sementara orang pura-pura kaya justru sebaliknya

Mungkin sebagian dari kamu pernah nih temenan sama orang yang kerjanya ngomongin barang mahal terus.

Mulai dari tas keluaran terbaru, jam tangan paling mahal, sampai mobil atau motor premium.

Padahal sih sebetulnya dia tahu bahwa teman nongkrongnya ini gak tahu barang begituan karena bukan kelasnya juga.

Nah kalau kamu pernah ketemu sama orang model begini, perlu tuh dipertanyakan beneran dia kaya atau enggak.

Karena sepengamatan kami, orang yang beneran kaya tahu banget orang seperti apa yang cocok diajakin ngomongin barang-barang branded.

4. Ketika nongkrong atau makan di suatu tempat, orang sok tajir akan mikirin banget seberapa prestigenya tempat itu, Kalau orang kaya beneran justru gak peduli tuh

Satu hal yang paling dikejar oleh orang sok kaya adalah pengakuan dari orang, Karenanya buat dia tempat makan atau nongkrong itu ya harus mengangkat derajatnya.Kalau enggak lebih baik pindah saja

Orang model begini ogah banget kelihatan beredar di tempat-tempat yang "gak gaul" dan "kurang hitz".

Padahal ketika pesan makan sih menunya yang paling murah atau mungkin malah gak pesan sekalian, Kan yang penting check in sama foto

5. Selalu terlihat show off menunjukkan kekayaannya adalah kebiasaan orang yang sebenarnya nggak kaya

Orang yang gak kaya selalu berusaha terlihat kaya, Baik lewat tindakan dan omongan

pokoknya manusia model seperti ini ingin sekali memperlihatkan pada orang lain kalau dia punya uang.

Maka dari itu gak heran kalau sebisa mungkin ia akan berusaha show off pada orang di sekitarnya tentang apa yang dia miliki.

Misalnya saja nih lagi makan di café, semua gadget-nya di keluarin, Padahal sih sebetulnya dia bawa tas untuk tempat menyimpan gadget-nya ini

Tapi karena tujuannya memang mau pamer ya harus dibiarin ada di luar tas dong

6. Gampang sirik saat melihat orang lain kelihatan lebih kaya dari dia, Sementara orang kaya beneran lebih cuek sama itu semua.

Untuk orang yang kaya beneran, melihat orang lain lebih tajir dia bukanlah masalah besar, Mereka gak akan gampang panik ketika tahu temannya baru beli gadget atau mobil terbaru

Karena buat dia kalau memang mau beli ya tinggal beli saja, Tapi kalau orang yang pura-pura tajir, mengetahui orang lain punya barang baru bisa bikin kebakaran jenggot.

Perasaan tersaingi dan gak mau kalahlah yang bikin orang pura-pura kaya jadi seperti ini

7. Tersinggung banget saat dia merasa orang di sekitarnya gak mengakui kekayaannya, Baginya pengakauan orang adalah segalanya

Selain gampang sirik dan punya jiwa kompetisi yang tinggi, orang sok kaya biasanya bisa jadi sensi ketika ia merasa lingkungan tidak mengakui bahwa dia orang kaya.

Misalnya nih lagi jalan-jalan ke mall terus tiba-tiba sales-nya gak nawarin dia buat beli barang yang memang harganya mahal pasti dia marah. Kalimat yang umum dikeluarkan sih biasanya

Gila tuh orang gak nawarin gue, Emangnya dipikir gue gak bisa beli barang harga segitu apa?

Padahal secara naluriah nih sales penjualan biasanya bisa menilai, kira-kira orang yang ditawarin bisa beli apa enggak.

Jadi kalau gak ditawarin ya kemungkinan besar karena memang menurut insting mereka orang tersebut gak sanggup beli.

8. Dari sekian banyak omongan yang mencitrakan kekayaannya cuma sebagian kecil yang jadi nyata. Sisanya ya tinggal cerita

Mulai dari ngaku tinggal di daerah elit sampai bapaknya orang berduit sudah pernah diomongin.

Punya mobil mewah sampai liburan ke luar negeri juga sering diceritain, Tapi dari sekian banyak cerita barang mewah dan vakansi borjunya itu, kamu jarang melihat bukti nyatanya.

Ya gitu deh kebanyakan dari omongan dia hanya berakhir jadi cerita belaka

Kalau memang kaya, jangan sombongkan kekayaanmu. Justru sebaliknya, kamu seharusnya menyumbangkan untuk orang-orang yang kurang mampu.

Bukanlah dunia ini akan lebih baik lagi jika semua orang dengan rela hati bisa saling menolong?

Sabtu, 20 Februari 2016

Licik

Apa pengertian dan ciri sifat licik? Sifat licik yaitu sifat jelek yang merugikan bagi diri sendiri maupun orang lain secara langsung dan tidak langsung, baik lahiriyahnya maupun batinnya

Memiliki sifat licik artinya orang itu banyak akal yang buruk, lihai dalam menipu, licin, curang, dan culas, Sifat licik sangat merugikan sehingga sifat tersebut sekuat tenaga harus kita hindari

Dari karakter yang kita milliki dan kita juga harus hati hati terhadap orang yang mempunyai sifat licik

+ Berikut ini ciri ciri sifat orang yang licik:

1.Tidak senang melihat orang yang mendapatkan kenikmatan

orang seperti ini hatinya sedih dan gelisah saat melihat orang lain mendapat kenikmatan, Pada saat ia melihat orang lain meraih keberhasilan maka timbul rasa iri lalu berkomentar dengan hal yang buruk

Bahkan ia berharap kenikmatan yang didpat orang lain dapat dipindah kepada dirinya, apabila tidak bisa, ia berharap nikmat tersebut hilang darinya, sikap seperti itu adalah sifat buruk, namun sifat licik lebih berbahaya sebab orang yang licik sangat bersungguh sungguh untuk merintangi orang lain supaya terus menerus mengalami kegagalan

2.Senang melihat orang lain merasa kesusahan

ciri yang selanjutnya orang licik adalah gembira apabila ada orang lain mendapatkan kesusahan, bencana dan penderitaan, Rasa gembira tersebut diwujudkan dengan raut muka dan kata kata maupun disembunyikan didalam hati atau perasaannya

3.Mempunyai ide untuk menghancurkan orang lain


mereka mempunyai rencana rencana buruk, dimana ingin merintangi orang lain agar gagal dan menemui kehancuran dalam usahanya, Lebih parah lagi dia menghalalkan segala cara untuk mebuat lain mengalami kesusahannya bahkan ia menggunakan orang lain untuk mencapai tujuan jahatnya serta bertindak dengan tidak Sportif dan positif

4.Mencapi tujuan dengan jalan pintas

orang yang memiliki sifat licik sering kali saat ingin mencapai sebuah tujuan, ia tidak mau melalui sebuah tahapan proses yang benar, dia ingin agar keinginannya segera tercapai dengan waktu yang singkat dan cepat


5.Pandai dan ulung dalam menipu

untuk melancarkan rencananya yang licin, Biasanya orang licik akan senang menipu dan berdusta serta pandai bersilat lidah demi mencapai tujuan nya

Entri Populer